Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Sukses Beternak Sapi, Mudah Diterapkan

Beternak sapi bisa mendatangkan keutungan yang besar, jika Anda mengelolanya dengan tepat. Namun, Anda juga bisa mengalami kerugian yang sangat besar jika gagal dalam menjalankannya. Apabila Anda tertarik dengan bisnis ini, berikut adalah cara sukses beternak sapi yang bisa dipelajari.

Menetapkan dan Menyiapkan Modal

Hal pertama yang harus dipersiapkan sebelum memulai bisnis adalah perencanaan yang matang. Perencanaan tersebut juga meliputi modal awal yang Anda miliki. Modal tidak hanya berupa uang saja namun juga relasi yang Anda miliki.

Adanya relasi yang luas menjadi salah satu pemicu suksesnya beternak sapi. Anda bisa saling bertukar informasi seputar cara merawat sapi, atau sosialisasi penangangan dan pencegahan penyakit yang menyerang sapi secara bersamaan.

Selain itu, Anda juga menjadi lebih mudah untuk menawarkan sapi ketika mencapai titik penjualan. Perluas konektifitas seluas-luasnya dengan memanfaatkan media sosial yang ada.

Menetapkan Jenis Sapi yang Akan Diternak

Setelah menetapkan modal dana dan memiliki relasi yang baik, Anda harus menentukan jenis sapi yang akan diternak. Secara, umum ada beberapa jenis sapi yang bisa menjadi hewan ternak dalam skala besar diantaranya sapi Bali, Sapi Limousin, Sapi Madura, Sapi Ongole, dan Sapi Brahman.

Cara sukses beternak sapi yang berikutnya adalah memilih jenis sapi yang sesuai dengan jumlah anggaran dana serta pertimbangan yang lain. 

Pertimbangan tersebut bisa berdasarkan tingkat keberhasilan perawatan dan penjualan, kesesuaian dengan kebutuhan pasar, kemampuan serta kepahaman Anda terhadap jenis sapi tersebut, atau lainnya.

Menyiapkan dan Membuat Kandang

Tahap yang ketika yakni menyiapkan kandang dengan luas menyesuaikan jumlah sapi dan jenis yang akan diternak. Carilah lokasi yang jauh dari pemukiman penduduk, minimal sepanjang 10 meter. Pastikan lokasi tersebut cukup mendapatkan sinar matahari sebagai cara sukses beternak sapi.

Biaya yang harus Anda keluarkan untuk pembuatan kandang juga relatif. Besar atau kecilnya ditentukan dengan luas, model, dan bahan yang digunakan untuk pembuatan kandang. Jika Anda ingin membuat kandang yang bisa menampung 25 ekor sapi, minimal dana yang dibutuhkan sekitar Rp. 50 juta.

Setelah persiapan dana dan lahan tersedia, Anda bisa memulai untuk membuatnya. Anda bisa membuat kandang dengan posisi dua baris berhadapan/berlawanan atau satu baris sejajar. Buatlah kandang dengan ventilasi yang cukup untuk menjaga kelembapan serta cahaya matahari bisa masuk.

Membeli Bibit yang Unggul

Saat Anda ingin membeli bibit, pilihlah sapi dengan ciri-ciri tidak berlendir di area hidungnya, bulu dan kulit yang bersih dan tidak rontok, serta memiliki kedua mata yang cerah dan bersih. Adanya lendir di hidung menandakan sapi yang tidak sehat, dan memiliki gangguan kesehatan pada pernafasannya.

Cara beternak sapi berikutnya adalah dengan memilih bibit sapi yang memiliki kuku yang tidak panas saat disentuh, serta tidak memiliki gejala diare. Anda bisa memeriksa dubur dan ekor untuk memastikannya.

Memberikan Pakan dengan Tepat

Berikan pakan dengn kombinasi pakan hijau, kulit kacang kedelai, ampas tahu, kulit nanas, dan bekatul untuk menunjang pertumbuhan serta perkembangan sapi ternak. Apabila Anda ingin memberikan makanan dengan kualitas yang lebih tinggi, gunakan setaria kolonjono serta rumput gajah.

Pakan saja tidak cukup untuk menjaga stamina dan nutrisi sapi, berikan juga mineral, vitamin, serta protein. Ini akan memaksimalkan pertumbuhannya.

Lakukan Perawatan yang Maksimal

Cara sukses beternak sapi yang terakhir adalah memberikan perawatan berupa pemberian obat cacing, vaksin, dan pembersihan kandang yang teratur. Ini juga tidak kalah penting dalam menjaga kesehatan sapi.