Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Contoh Bisnis Internasional yang Banyak Dijalankan Saat Ini

Bisnis dengan taraf internasiona secara umum bergerak dalam bidang supplier barang bagi yang negara atau perusahaan yang membutuhkan. Nah, contoh bisnis internasional sendiri ada bermacam-macam mulai dari transaksi barang sampai jasa.

Apabila dilihat dari tujuan utamanya, bisnis internasional dikelompokkan menjadi beberapa jenis dan strategi pengelolaan. Jika dibandingkan dengan perdagangan lokal dan nasional, bisnis internasional pun memiliki kelebihan dan resiko tersendiri sesuai jenis tersebut. Untuk contoh bisnisnya sendiri, bisa Anda simak di bawah ini.

Ekspor

Contoh bisnis taraf internasional yang pertama adalah ekspor. Kegiatan perdagangan atau bisnis satu ini memang identik dengan aktivitas mengirim barang. Dalam pengertiannya, ekspor adalah kegiatan menjual barang ke negara lain untuk meningkatkan devisa negara. 

Contoh bisnis ini umum digeluti oleh negara-negara berkembang untuk meningkatkan perekonomian dan kas internal negara. Contoh aktivitas ekspor yang biasa dilakukan oleh negara Indonesia adalah mengirim kelapa sawit dan pasir ke negara yang memerlukan pasokan bahan baku ini. 

Selain itu, Indonesia juga menjadi negara pengekspor bahan seperti cengkeh, kopi, dan jenis rempah lainnya. Kegiatan ekspor sebetulnya tidak hanya berpatok pada negara, karena perusahaan swasta juga bisa melakukan dengan kelegalan yang jelas. 

Impor

Contoh perdagangan berskala internasional selanjutnya adalah impor. Pengertian import berkebalikan dengan ekspor, dimana barang dikirim dari luar negeri ke dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan produk di suatu negara. 

Kegiatan impor bisa dilakukan untuk barang maupun untuk jasa. Selain itu, kegiatan impor lebih identik dengan barang atau bahan yang tidak bisa dihasilkan di suatu negara. 

Biasanya, suatu negara memiliki pembatasan impor barang supaya tidak melebihi ekspor dan tidak menurunkan perekonomian negara secara berlebihan. Ketentuan import juga sama dengan ekspor, yakni bisa untuk dua atau lebih negara. 

Barter

Contoh bisnis internasional selanjutnya adalah barter. Pastinya Anda sudah tidak asing dengan istilah barter. Istilah ini bisa dipahami sebagai pertukaran barang dengan barang dengan kesepakatan kedua belah pihak. 

Contoh perdagangan yang satu ini memang tidak seperti yang lain karena masih mengusung sisrem konvensional. Sistem barter ini memiliki keunikan tersendiri karena berbeda dengan sistem bisnis modern pada umumnya.

Sistem barter ini dicontohkan dari hasil perkebunan Indonesia yang dikirim dan ditukar dengan produk militer milik negara Rusia. Barter, meski ternilai jadul, tapi jika kedua pihak sama-sama membutuhkan tetap baik dilakukan oleh masing-masing pihak. 

Akan tetapi, kegiatan barter biasanya tidak sebanding jika dinominalkan meski tetap akan terlihat bernilai jika pihak tersebut membutuhkan.

Pengiriman Produk Konsumsi 

Contoh bisnis internasional yang terakhir adalah kegiatan konsumsi atau mengirim produk yang bisa dikonsumsi saja. Contoh ini biasanya dilakukan dengan menitipkan produk hasil produksi suatu negara atau perusahaan kepada pasar bebas atau pengepul ekspor. 

Hal ini akan memudahkan Anda menjangkau target pasar yang sangat luas karena ada kemungkinan barang dijual secara bebas. Contoh bisnis dalam lingkup internasional ini tidak hanya mengandalkan deal antara kedua pihak tapi juga keuntungan yang lebih menjanjikan untuk negara terkait. 

Contoh bisnis terakhir ini sudah banyak yang menerapkannya di perdagangan bebas internasional, baik oleh lembaga resmi negara atau swasta. Jual beli semacam ini bisa dilakukan dengan penawaran harga yang tinggi.

Sampai disini, Anda tertarik untuk melakukan salah satu contoh bisnis internasional tersebut? Semoga ulasan ini membantu Anda menemukan referensi, khususnya bagi yang sedang mencari kategori bisnis internasional yang akan dijalankan.