Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian dan 9 Karakteristik Perusahaan Jasa

Pernahkah Anda mendengar istilah perusahaan jasa sebelumnya? Pengertian perusahaan jasa secara universal adalah perusahaan dengan fokus penyedia layanan jasa untuk beberapa bidang bisnis. Jadi jika dilihat menurut kategori, perusahaan seperti ini berfokus pada penjualan jasa. 

Tidak seperti perusahaan penyedia barang, output dari perusahaan jasa ini tidak bisa disentuh wujudnya tapi bisa dirasakan hasilnya. Ada banyak perusahaan jasa yang menyebar dengan berbagai karakteristik dan fokus yang dimiliki. Agar Anda bisa mengenal lebih dekat, berikut adalah pengertian dan karakteristik perusahaan jasa yang perlu Anda ketahui. 

Pengertian Perusahaan jasa

Pengertian perusahaan jasa bisa dipahami sebagai perusahaan yang menyediakan produk berupa jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu perusahaan jasa umumnya mengambil imbalan jasanya dengan hitungan jam atau perproyek tergantung pada aturan perusahan tersebut. 

Banyak jenis perusahaan jasa yang berkembang di Indonesia, salah satu yang sudah berkembang pesat adalah akuntan publik. Perusahaan satu ini juga memiliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan dengan menjual jasa berupa kegiatan akuntan bertaraf publik atau umum. 

Dalam sistem kerjanya perusahaan akuntan melakukan audit dan layanannya untuk banyak perusahaan, mulai dari skrip pajak sampai buku keuangan suatu perusahaan. Biasanya perusahaan jasa yang sudah profesional menjual layanannya sesuai tenggang waktu yang dipilih konsumen. 

Karakteristik Perusahaan Jasa

Apabila Anda sudah mengetahui pengertian perusahaan jasa, Anda tentunya juga harus memahami karakteristik yang dimiliki setiap perusahaan jasa. Karakteristik sendiri adalah suatu ciri khusus yang dimiliki perusahaan jasa dan menjadi hal yang melekat dalam berbagai aspek.

Karakteristik ini juga menjadi faktor pembeda antara perusahaan jasa dengan bidang perusahaan lainnya. Suatu instansi atau perusahaan sendiri biasanya memiliki beberapa karakteristik, mulai dari yang paling menonjol, lumayan menonjol, sampai tidak menonjol sama sekali.

Nah, untuk lebih jelasnya lagi berikut telah dirangkum beberapa karakteristik yang melekat pada perusahaan jasa.

Tidak Ada Produk Fisik

Karakteristik yang pertama dari perusahaan jasa adalah tidak adanya produk fisik atau output nyata sebuah perusahaan. Hal tersebut dikarenakan perusahaan jasa menjual hal yang bisa berdampak pada manfaatnya dibandingkan dengan wujudnya. 

Secara umum wujud jasa yang diproduksi bisa menghasilkan profit yang setara dengan perusahaan penyedia barang pada umumnya. Selain itu, pada perusahaan semacam ini bentuk layanan yang baik menjadi kunci utama yang membuatnya berhasil.

Setiap pelanggan yang mendapat layanan terbaik akan merasa puas dengan perusahaan Anda dan akan memberikan feedback positif ke depannya. Hal tersebut juga menjadikan kelemahan perusahaan jasa karena konsumen tidak bisa mengenal jasa yang ditawarkan dengan baik.

Layanan Heterogen

Karakteristik berikutnya adalah perusahaan jasa umumnya menyediakan jasa yang bervariasi atau heterogen. Hal tersebut dikarenakan setiap konsumen yang akan berlangganan akan diberi service berbeda sesuai kebutuhan, masalah dan tenggang waktu yang telah ditentukan

Hal lain yang membuat tingkat jasa untuk konsumen berbeda-beda adalah layanan yang ditawarkan setiap perusahaan sudah disesuaikan dengan keluhan, pilihan dan keinginan konsumen. Jadi bisa dikatakan, jasa yang bisa dinikmati konsumen akan sesuai dengan budget yang dikeluarkan.

Akan tetapi, perlu digaris bawahi, meskipun pelayanan yang diterima setiap konsumen tidak sama, perusahaan jasa harus memastikan setiap konsumennya mendapat kenyamanan sama. Contohnya seperti rutinitas kerja praktek dokter.

Tidak Ada Harga Pokok

Karakteristik perusahaan jasa selanjutnya adalah tidak adanya harga pokok. Jadi perusahaan jasa sangat berbeda dengan perusahaan barang yang outputnya sudah dibandrol dengan harga pasti. Sedangkan perusahaan jasa lebih identik dengan harga dibandrol sesuai pelayanan yang diberikan.

Karakteristik seperti ini bisa dicontohkan seperti praktek dokter psikologis yang melayani pasiennya sesuai dengan keluhan yang dirasakan. Jadi harga yang harus dibayar konsumen sesuai dengan pelayanan yang sudah diperolehnya, mulai dari konsultasi sampai saran yang diberikan.

Hal tersebut juga membuat bukti laporan perusahaan menjadi berbeda, karena perusahaan jasa tidak mencantumkan harga pokoknya sedangkan perusahaan barang lainnya pasti mencantumkan. 

Tidak Ada Persediaan

Berikutnya tidak adanya persediaan. Jadi perusahaan jasa bisa dikatakan sebagai bentuk fisiknya saja secara formalitas karena secara wujud perusahaan tidak memiliki wujud hasil secara fisik. Perusahaan jasa menjual layanan dengan rentang waktu dan hubungan antar individu.

Perlu Anda ketahui, perusahaan jasa tidak memiliki persediaan hasil produksi, sehingga cukup praktis jika dibandingkan dengan perusahaan barang yang memiliki keamanan tinggi. Hal tersebut berkaitan dengan layanan jasa yang tidak bisa digunakan sebagai investasi, sehingga tidak rawan pencurian, penyuapan dan kualitas menurun. 

Tidak Memiliki Kepemilikan

Selanjutnya karakteristik perusahaan jasa sebenarnya tidak memiliki kepemilikan. Selain itu, konsumen yang berlangganan hanya memiliki akses setelah membayar layanan tersebut. 

Poin satu ini bisa dicontohkan ketika Anda membeli tiket sebuah maskapai untuk mendapatkan akses kendaraan. Nah, setelah mendapat akses tersebut Anda akan memperoleh bukti tiket tapi maskapainya tidak menjadi milik Anda. 

Produksi dan Konsumsi Bersamaan

Secara umum perusahaan melakukan proses produksi dan konsumsi di waktu yang berbeda untuk menyiapkan produk lebih dulu. Hal tersebut berbeda dengan perusahaan jasa yang harus melakukan proses produksi dan konsumsi secara langsung.

Poin ini contohnya seperti perusahaan listrik yang menyediakan listrik untuk masyarakat dan harus langsung mendistribusikannya, tidak bisa disimpan dulu. 

Ada Peran Langsung Jasa dan Konsumen

Karakteristik yang terakhir perusahaan jasa adalah membutuhkan interaksi langsung dengan konsumen. Hal tersebut bertujuan untuk mengembangkan perusahaan, karena perusahaan hanya akan berjalan dengan melakukan pelayanan sesuai keluhan dari konsumen. 

Itulah pengertian dan karakteristik perusahaan jasa yang perlu Anda ketahui. Dengan mengetahui hal tersebut, tentunya Anda akan bisa membedakan antara perusahaan barang dan perusahaan jasa.