Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

11 Contoh Perusahaan Startup di Indonesia

Dengan merebakna peluang bisnis startup, perusahaan startup pun belakangan sangat eksis. Meski trennya masih baru, sudah banyak perusahaan startup di Indonesia karena bisnis ini ternyata banyak diminati. Di bawah ini ada beberapa contoh perusahaan startup yang berkembang di tanah air. 

Tokopedia

Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan perusahaan yang satu ini. Perusahaan yang bergerak di bidang penjualan online ini berdiri sejak tahun 2009. Di masa awal berdirinya, Tokopedia masih berkembang di Indonesia saja. Tetapi, seiring berjalannya waktu, kini sudah melebar hingga Asia Tenggara.

Pendiri dari Tokopedia bernama Leontinus Alpha dan William Tanuwijaya. Kedua orang ini berhasil membantu para pedagang online mengembangkan bisnisnya secara lebih mudah

Traveloka

Ketika ingin pergi berwisata ke luar kota mungkin banyak yang akan melakukan pemesanan tiket dengan bantuan aplikasi. Aplikasi tersebut salah satunya adalah Traveloka. 

Perlu diketahui bahwa Traveloka ini juga termasuk salah satu perusahaan startup yang didirikan oleh 3 orang. Ketiganya adalah Albert Zhang, Derianto Kusuma dan Ferry Unardi. 

Dengan bantuan Traveloka Anda bisa memesan berbagai macam tiket dan penginapan tanpa perlu repot-repot booking langsung ke tempatnya. Perusahaan ini juga sudah berkembang hingga Benua Eropa.

Koinworks

Perusahaan startup yang selanjutnya adalah Koinworks. Adanya bisnis ini dapat membantu Anda untuk melakukan peminjaman dan memberikan dana pinjamannya. Perusahaan ini didirikan oleh orang Indonesia dan kini sudah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. 

Perusahaan yang bergerak di bidang Peer to Peer Fintech Landing ini memiliki cara kerja yang masih terbilang tradisional. Meskipun begitu, sistem yang masih tradisional itu ternyata user friendly dan sangat memudahkan.

Online Pajak

PT Achillies Advance System juga mengembangkan sebuah perusahaan start up bernama Online Pajak. Aplikasi yang sudah ada sejak bulan September 2014 ini berguna untuk membantu para konsultan pajak, e-commerce, dan perusahaan. Sudah ada banyak perusahaan yang bergabung disini dan salah satunya adalah Gojek.

Bukalapak

Satu lagi perusahaan yang bergerak di bidang penjualan online, yakni Bukalapak. Perusahaan rintisan ini sudah ada dari 2010 dan didirikan oleh Nugroho Herucahyono, Achmad Zacky dan Fajrin Rasyid. 

Awalnya perusahaan ini hanya bekerja sama dengan toko online kelas menengah. Tetapi seiring berjalannya waktu sudah banyak yang melakukan kerjasama dengan Bukalapak sehingga bisa mengembangkan bisnisnya. 

Kini Bukalapak sudah memiliki kurang lebih 70 juta pengguna. Bukalapak juga menerapkan sistem online to offline.

Gojek

Siapa yang tidak kenal dengan Gojek? Gojek yang didirikan oleh Nadiem Makarim adalah salah satu perusahaan startup di Indonesia yang sudah ada sejak 2010. Gojek bergerak di bidang layanan jasa ojek online. 

Kini layanan yang diberikan tidak hanya ojek online saja. Ada juga beberapa layanan seperti antar makanan, paket, taxi atau mobil online, pijat, jual pulsa dan sebagainya. Nadiem Makarim bahkan berhasil melebarkan sayap perusahaannya hingga ke negeri Gajah Putih dan Vietnam.

Akulaku

Akulaku merupakan perusahaan rintisan yang dapat membantu Anda untuk melakukan kredit online. Perusahaan yang sudah terdaftar di Kementerian Komunikasi dan Informatika pada 28 April 2017 ini juga masuk dalam pengawasan OJK. Karena itu, aplikasi Akulaku ini aman dan terpercaya.

Shopee

Shopee juga merupakan salah satu perusahaan startup yang bergerak di bidang e-commerce. Perusahaan ini memang tidak didirikan di Indonesia, melainkan di Singapura. Namun, di Indonesia perusahaan tersebut mampu berkembang sangat pesat.

Dengan berbagai usahanya, Shopee pun berhasil menjadi e-commerce terbesar di Indonesia saat ini. Di aplikasi tersebut, penggunanya bisa mendapatkan banyak promo gratis ongkir, cashback, hingga diskon besar-besaran dalam program flash sale. Tentu penjual juga sangat diuntungkan saat berjualan disini.

OVO

Tentu nama ini sudah tidak asing lagi bukan? OVO adalah perusahaan startup di bidang pembayaran yang sudah berkembang pesat menjadi sangat besar. Bahkan, kini OVO sudah menjadi start up unicorn kelima di Indonesia.

Lazada Indonesia

Lazada adalah anak perusahaan dari Alibaba Group. Sedangkan Lazada Indonesia sendiri sudah ada sejak tahun 2012. Ini juga merupakan startup e-commerce yang juga sangat populer di Indonesia. Hingga kini pun Lazada terus eksis dalam mengembangkan sayap bisnisnya di Indonesia.

Sale Stock

Contoh perusahaan startup di Indonesia yang terakhir adalah Sale Stock. Sale Stock merupakan perusahaan yang bekerja untuk membantu menjualkan produk fashion secara online. Jika Anda belanja di Sale Stock, maka akan mendapatkan gratis ongkir dengan minimal 200 ribu.